Selasa, 22 November 2011

malakalah IBD 3


KATA PENGANTAR

Puji  dan syukur saya panjatkan  kepada Tuhan Yang Maha Esa,oleh karena rahmat-Nya saya dapat menyelesaikan makalah makalah tentang upaya melestarikan budaya bangsa ini dengan baik.
Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Bapak Muhammad Burhan Amin sebagai dosen mata kuliah IBD yang telah banyak memberikan informasi tentang seluk beluk dalam pembuatan makalah dan sekaligus saya ucapkan terimakasih kepada kedua orang tua yang telah mendorong dan memberikan motivasi dalam pembuatan makalah ini.
Harapan saya, semoga makalah yang sederhana ini, dapat memberi kesadaran tersendiri bagi generasi muda dan memberikan manfaat serta tambahan pengetahuan dan semangat bagi rekan-rekan mahasiswa serta para pembaca .
Sadar  akan masih banyaknya  kekurangan dalam pembuatan makalah ini .Oleh sebab itu,kritik dan saran yang membangun sangat kami butuhkan agar kedepannya kami mampu lebih baik lagi.

Jakarta, November  2011

Penyusun




DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR...........................................................................................       1
DAFTAR ISI..........................................................................................................       2
BAB I PENDAHULUAN......................................................................................       3
1.1        LATAR BELAKANG................................................................................       3
1.2        TUJUAN....................................................................................................       4
1.3        SASARAN.................................................................................................       4
BAB II PERMASALAHAN.................................................................................       5
2.1        KEKUATAN (STRENGHT)......................................................................       5
2.2        KELEMAHAN(WEAKNESS)...................................................................       5
2.3        PELUANG(OPPORTUNITY)...................................................................       6
2.4        TANTANGAN(TREATH).........................................................................       6
BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI..............................................       7
3.1        KESIMPULAN..........................................................................................       7
3.2        REKOMENDASI.......................................................................................       7
3.3        REFERENSI...............................................................................................       8






BAB I
PENDAHULUAN


1.1. Latar Belakang

Maraknya arus Globalisasi yang masuk ke Indonesia, melalui cara  cara tertentu membuat Dampak Positif dan Dampak Negatif nya sendiri Bagi Bangsa Indonesia. Terutama dalam Bidang Kebudayaan. Karena semakin terkikisnya nilai – nilai Budaya kita oleh pengaruh budaya Asing yang masuk ke Negara kita.
Oleh karena itu, untuk  meningkatkan ketahanan budaya bangsa, maka Pembangunan Nasional perlu bertitik-tolak dari upaya-upaya  pengem­bangan kesenian yang mampu melahirkan “nilai-tambah kultural”. Pakem-pakem seni (lokal dan nasional) perlu tetap dilanggengkan, karena berakar dalam budaya masyarakat. Melalui dekomposisi dan rekonstruksi, rekoreografi, renovasi, revitalisasi, refung­sionalisasi, disertai improvisasi dengan aneka hiasan, sentuhan-sentuhan nilai-nilai dan nafas baru, akan mengundang apresiasi dan menumbuhkan sikap posesif terhadap pembaharuan dan pengayaan karya-karya seni.  Di sinilah awal dari kesenian menjadi kekayaan budaya dan “modal sosial-kultural” masyarakat.
Dan kita sebagai rakyat Indonesia yang terkenal dengan sikap ramah tamah dan sopan santun, ternyata hanya bias mengelus dada. Lagi –lagi kita tak dapat berkutik. Bahkan ketika akhirnya pulau kita akhirnya jatuh ke Negara tetangga, kita pun tak dapat berbuat banyakmempertahankan nilai-nilai seni budaya, nilai tradisional dengan mengembangkan perwujudan  yang bersifat dinamis, luwes dan selektif, serta menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang selalu berubah dan berkembang.

1.2. Tu            juan

Indonesia dengan letak geografis sebagi Negara kepulauan memiliki aneka ragam adat dan budaya daerah yang tersebar merata diseluruh tanah air. Bentuk geografis kepulauan ini di satu sisi juga perlu diwaspadai oleh para generasi muda akan pelestarian aneka ragam budayanya.
Salah satu tujuan diadakannya pelestarian budaya adalah juga untuk melakukan revitalisasi budaya (penguatan). Mengenai revitalisasi budaya Prof. A. Chaedar Alwasilah mengatakan adanya tiga langkah, yaitu :
1.      pemahaman untuk menimbulkan kesadaran
2.       perencanaan secara kolektif
3.       pembangkitan kreatifitas kebudyaaan.
Revitaliasasi kebudayaan dapat didefinisikan sebagai upaya yang terencana, sinambung, dan diniati agar nilai-nilai budaya itu bukan hanya dipahami oleh para pemiliknya, melainkan juga membangkitkan segala wujud kreativitas dalam kehidupan sehari-hari dan dalam menghadapi berbagai tantangan. Demi revitalisasi maka ayat-ayat kebudayaan perlu dikaji ulang dan diberi tafsir baru. Tafsir baru akan mencerahkan manakala ada kaji banding secara kritis dengan berbagai budaya asing.
1.3. Sasaran
Ø  Menggali, melestarikan, dan mengembangkan kebudayaan daerah sebagai jati diri dan kepribadian masyarakat di tengah-tengah pergaulan antar bangsa.
Ø  Terwujudnya kesadaran masyarakat untuk melestarikan kebudayaan sehingga memiliki ketahanan dalam menghadapi pengaruh budaya yang negatif.
Ø  Terwujudnya industri dan karya budaya yang mengacu pada budaya bangsa, dan perlindungan hukum individual dan komunal.
Ø  Terwujudnya sikap saling menghargai dan menghormati di antara berbagai komunitas budaya untuk memperkukuh ikatan kebangsaan.
BAB II
PERMASALAHAN


2.1  Kekuatan (strenght)
  • Keanekaragaman budaya lokal yang ada di Indonesia
Indonesia memiliki keanekaragaman budaya lokal yang dapatdijadikan sebagai ke aset yang tidak dapat disamakan dengan budaya lokal negara lain.
  • Kekhasan budaya Indonesia
Kekhasan budaya lokal ini sering kali menarik pandangan negara lain. Terbukti banyaknya turis asing yang mencoba mempelajari budaya Indonesia
  • Kebudayaan Lokal menjadi sumber ketahanan budaya bangsa
Kesatuan budaya lokal yang dimiliki Indonesia merupakan budaya bangsa yang mewakili identitas negara Indonesia. Untuk itu, budaya lokal harus tetap dijaga serta diwarisi dengan baik agar budaya bangsa tetap kokoh.
2.2  Kelemahan (weakness)

·                              masuknya budaya asing
Masuknya budaya asing ke suatu negara sebenarnya merupakan hal yang wajar,  asalkan budaya tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa. Namun pada kenyataannya budaya asing mulai mendominasi sehingga budaya lokal mulai dilupakan.
·                              kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peranan budaya lokal
·                               Kurangnya pembelajaran budaya,.

2.3 Peluang (apportunity)
·      Indonesia dipandang dunia Internasional karena kekuatan budayanya
·                              Kuatnya budaya bangsa, memperkokoh rasa persatuan
·                              Kemajuan Pariwisata
·                              Multikuturalisme


2.4  Tantangan (treath)
·      Seringnya terjadi interaksi negatif antar-budaya/kelompok masyarakat tertentu,  konflik antar-suku/etnis, efek negatif globalisasi dan maraknya aksi teror dapat memudarkan jati diri budaya bangsa
·      Keterbatasan sarana dan prasarana kesenian; menurunnya minat masyarakat dalam menonton kegiatan seni-budaya ; terjadinya pembajakan karya seni dan budaya dapat menghambat dan memudarkan potensi budaya lokal.
·      Masih maraknya kasus pencurian benda cagar budaya dan situs; serta tidak terawatnya bangunan bersejarah. Hal tersebut menunjukkan bahwa masih kurangnya apresiasi, pemahaman, komitmen, dan kesadaran tentang arti pentingnya warisan budaya dengan berbagai kandungan nilai-nilai luhurnya.





BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

3.1 Kesimpulan
Dari Penulisan Makalah ini saya dapat menyimpulkan Bahwa Perubahan Dinamis dan arus Globalisasi yang tinggi menyebabkan Masyarakat kita sebagai bangsa indonesia yang memiliki banyak dan beragam kebudayaan kurang memiliki kesadaran akan pentingnya peranan budaya lokal kita ini dalam memperkokoh ketahanan Budaya Bangsa. Padahal sesungguhnya Budaya Lokal yang kita miliki ini dapat menjadikan kita lebih bernilai dibandingkan bangsa lain karena betapa berharganya nilai – nilai budaya lokal yang ada di negara ini. Untuk itu seharusnya kita bisa lebih tanggap dan peduli lagi terhadap semua kebudayaan yang ada di indonesia ini. Selain itu kita harus memahami arti kebudayaan serta menjadikan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia sebagai sumber kekuatan untuk ketahanan budaya bangsa.Agar budaya kita tetap terjaga dan tidak diambil oleh bangsa lain

3.2 Rekomendasi
v  Pemerintah perlu mengkaji ulang perturan-peraturan yang dapat menyebabkan pergeseran budaya bangsa
v  Masyarakat perlu berperan aktif dalam pelestarian budaya daerah masing-masing khususnya dan budaya bangsa pada umumnya
v  Para pelaku usaha media massa perlu mengadakan seleksi terhadap berbagai berita, hiburan dan informasi yang diberikan agar tidak menimbulkan pergeseran budaya
v  Masyarakat perlu menyeleksi kemunculan globalisasi kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negative.
3.3 Referensi






tugas ibd bab 9