Jumat, 25 Januari 2013

TUGAS MSDM

 
NAMA  : ROMIAN
KELAS    : 2EA27
NPM      : 16211440
 
 
1.       Mengapa MSDM semakin penting padahal alat-alat canggih semakin banyak?
Jawab: Karena manajemen sumber daya manusia dapat mengikuti perkembangan zaman dan karena manajemen sumber daya manusia dapat dtitingkatkan kualitas kerjanya melalui pendidikan dan pelatihan kerja sedangkan dengan mesin-mesin canggih yang seiring dengan perubahan teknologi yang semakin cepat, mesin-mesin canggih itupun menjadi cepat usang dan tidak bisa ditingkatkan kualitas kerjanya.

2.       Megapa istilah MSDM lebih populer daripada Manajement Personalia?
Jawab: Merupakan bagian yang dianggap sebagai suatu gerakan yang mencerminkan pengakuan adanya peranan vital dan menunjukan pentingnya sumber daya manusia dalam suatu organisasi.
3.       Mengapa Waskat sangat berperan dalam mewujudkan tujuan?
Jawab: Sistem pengawasan melekat (waskat) diyakini ampuh untuk menciptakan kondisi pelaksanaan tugas staf dapat berjalan secara efektif dan efisien, terhindar dari segala penyimpangan. Oleh karena itu masing-masing pimpinan pengadilan dituntut mempertajam fungsi waskat ini. Namun terkadang fungsi waskat ini menjadi tumpul manakala pimpinan itu sendiri menjadi bagian dari masalah.

4.       Berikan beberapa alasan kenapa karyawan didalam kota besar, alat motivasinya lebih banyak dari karyawan dikota kecil?
Jawab: Karena dikota besar tuntutan dan saingan dari lingkungan perusahaan tersebut semakin banyak sehingga butuh motiasi lebih untuk bekerja. Sedangkan dikota kecil saingan dari perusahaan tersebut mungkin masih sedikit dan juga perkembangan teknologinya tidak sebanding seperti dikota besar.

5.       Apa saja persamaan dan perbedaan pemberian motivasi dengan insentif?
Jawab: persamaan: sama sama memiliki tujuan untuk melakukan sesuatu membuat merasa nyaman. Perbedaan :motivasi: daya  penggerak yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya suatu tujuan. Insentif: perangsang yang menjadikan sebab berlangsungnya kegiatan, memelihara kegiatan agar mengarah langsung kepada satu tujuan yang lebih baik dari yang lain

6.       Apa persamaan dan perbedaan pemberian insentif dengan benefit
Jawab: Dilihat dari segi pemberiannya insentif dengan benefit berbeda karena insentif merupakan kompensasi langsung dan benefit merupakan kompensasi tidak langsung. Persamaannya ialah insentif dengan benefit sama-sama merupakan pengeluaran perusahaan yang ditujukan untuk pegawai, sedangkan perbedaannya ialah insentif berkaitan langsung dengan prestasi kerja sedangkan benefit tidak.

7.       Dimana letak perbedaan pemberian motivasi dengan benefit?
Jawab: Pemberian motivasi dapat dikatakan secara langsung diberikan untuk pegawai dalam bentuk gagasan atau kalimat-kalimat pendorong semangat kinerja pegawai,sedangkan benefit dalam segi pemberiannya dengan obyek yang berbentuk uang.

8.       Apa sasaran pemberian insentif bagi karyawan?
Jawab: untuk meningkatkan kegairahan kerja karyawan dalam berupaya mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan menawarkan perangsang finansial dan melebihi upah dari gaji dasar. Perbedaan tipe rencana insentif ditujukan pada tipe perilaku karyawan yang berbeda pula.

9.       Jelaskan perbedaan antara MSDM dengan manajemen personalia?
Jawab: Manajemen Personalia adalah suatu kegiatan yang mencakup yaitu : pertama, manusia dapat bekerja dengan organisasi yang menggunakan keterampilan untuk menyetujui mengenai tujuan dan hubungan kerja yang alami, dan yang kedua, menjamin pencapaian manajemen sedangkan MSDM  serangkaian tindakan dalam hal pemikiran, seleksi, pengembangan, pemeliharaan, dan pengembangan sumber daya manusia-bukan sumber dayanya yang lainnya-untuk mencapai tujuan, baik tujuan individu, maupun organisasi. 

10.   Mengapa pengadaan (procurement) adalah hal yang penting dan sulit?
Jawab: Karena karyawan adalah aset utama perusahaan yang menjadi perencana dan pelaku aktif dari setiap aktifitas organisasi. Mereka mempunyai pikiran, perasaan, keinginan, status, dan latar belakang pendidikan, usia dan jenis kelamin yang heterogen yang dibawa ke dalam organisasi perusahaan. Karyawan bukan mesin, uang, dan material yang sifatnya pasif dan dapat dikuasai serta diatur sepenuhnya oleh perusahaan.
Maka pengadaan karyawan sangat sulit dan rumit diakibatkan oleh keinginan perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang berkualitas dan berkompeten serta penempatan karyawan yang sesuai dengan keahliannya. Agar gairah kerja dan kedisiplinannya akan lebih baik serta efektif menunjang terwujudnya tujuan perusahaan.

11.   Mengapa masalah pengadaan dapat dikatakan merupakan cermin utama keberhasilan MSDM, berikan alesannya?
Jawab: Karena karyawan adalah aset utama perusahaan yang menjadi perencana dan pelaku aktif dari setiap aktifitas organisasi. Mereka mempunyai pikiran, perasaan, keinginan, status, dan latar belakang pendidikan, usia dan jenis kelamin yang heterogen yang dibawa ke dalam organisasi perusahaan. Karyawan bukan mesin, uang, dan material yang sifatnya pasif dan dapat dikuasai serta diatur sepenuhnya oleh perusahaan.

12.   Bagaimana proses pengadaan karyawan yang baik?
Jawab: Menentukan dasar perekrutan ( batas usia, pendidikan,jenis kelamin dll dan                        jabatan yang akan dijabatnya)Penentuan sumber sumber perekrutan ( internal (dalam perusahaan) dan eksternal (diluar perusahaan))

13.   Apa saja pokok pokok bahasan utama dalam pengadaan karyawan?
Jawab: Proses penarikan seleksi, penempatan, orientasi, dan induksi untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Pengadaan yang baik akan membantu terwujudnya tujuan.

14.   Jelaskan mengapa seleksi penerimaan pegawai  baru sangat penting!
Jawab: Untuk mendapatkan karyawan yang sesuai dengan yang diperlukan, perusahaan membutuhkan seleksi yang tepat. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa teknis dari segi seleksi tidak lain dari usaha untuk mendapatkan orang-orang yang tepat untuk jabatan yang tepat.Oleh karena itu, setiap perusahaan harus mampu menempatkan para karyawan pada posisi yang tepat yaitu pada posisi yang sesuai dengan keterampilan dan kemampuan masing-masing

15.   Mengapa test psikologi penting dalam seleksi penerimaan karyawan
Jawab: Psikotest merupakan sebuah sarana dan cara “gampang” untuk mengetahui secara cepat traits dari seseorang. Umumnya, satu set alat tes psikologi akan mengukur secara keseluruhan aspek si calon karyawan. Intelegensi, motivasi, emosi, relasi sosial, work style, dan ketahanan kerja adalah beberapa aspek dari sekian banyak aspek yang diukur dalam sebuah psikotest.

16.   Apakah pedoman yang dilakukan dalam pelaksanaan seleksi?
Jawab: Spesifikasi pekerjaan merupakan pedoman dan dasar yang dilakukan dalam proses pelaksaan seleksi untuk mendapatkan pegawai baru

17.   Jelaskan korelasi seleksi dengan penempatan karyawan
Jawab: Seleksi merupakan suatu proses yang diadakan untuk mendapatkan pegawai yang sesuai dan berkompeten sesuai kebutuhan perusahaan sedangkan penempatan karyawan dapat berupa mutasi kerja yang ditujukan agar karyawan mampu meningkatkan kualitan kerjanya.

18.   Apa saja manfaat dilakukannya orientasi pegawai baru?
Jawab: Mengurangi perasaan diasingkan, kecemasan, dan kebimbangan pegawai.waktu yang singkat dapat merasa menjadi bagian dari organisasi.Program orientasi juga akan mempercepat proses sosialisasi.
19.   Jelaskan pengertian induksi untuk karyawan baru!
Jawab: Proses memperkenalkan karyawan baru dengan ruang lingkup kerjanya yang akan ia tempati. Dengan tujuan agar pegawai tersebut mampu menyesuaikan diri dengan ruang lingkup kerjanya yang baru.

20.   Bagaimana pengaruh job specification terhadap jumlah lamaran yang diterima suatu perusahaan?
Jawab: Dengan adanya job specification yang dijadikan sebagai dasar pertimbangan perusahaan dalam menerima atau menyeleksi jumlah lamaran yang diterima perusahaan, maka lamaran yang akan diseleksi dan diproses untuk ke tahap selanjutnya yaitu yang sesuai dengan job specification perusahaan tersebut yang telah dibuat.

Kamis, 24 Januari 2013

tata cara pendirian koperasi

NAMA        :      ROMIAN
KELAS        :      2EA27
NPM            :      16211440


MAKALAH SOFTSKILL
EKONOMI KOPERASI



KATA PENGANTAR




Salam Sejahtera,
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkat limpahan rahmatnya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah softskill ekonomi koperasi ini sebagai tugas untuk melengkapi nilai.

Harapan saya, semoga makalah yang sederhana ini, dapat memberi kesadaran tersendiri bagi generasi muda dan memberikan manfaat serta tambahan pengetahuan dan semangat bagi rekan-rekan mahasiswa serta para pembaca untuk lebih memahami arti dari koperasi

Hambatan dan rintangan datang dari berbagai faktor, namum penulis menanggapi sebagai sebuah tantangan yang harus dicari jalan keluarnya hingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.

Penulis dengan segala kerendahan hati mengajukan permohonan maaf apabila dalam penulisan makalah ini ada kata- kata yang kurang berkenan. Segala kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk memperbaiki makalah ini sangat penulis harapkan. Semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca terutama bagi penulis




DAFTAR ISI       





COVER                                                                                                .............................. i

KATA PENGANTAR                                                                            .............................. ii
DAFTAR ISI                                                                                         .............................. iii
BAB I  PENDAHULUAN                                                                     ...........................  1
1.1 LATAR BELAKANG                                                              .............................. 1
1.2 PERSIAPAN PEMBENTUKAN KOPERASI                           .............................. 2
1.3 TUGAS TIM PERSIAPAN PEMBENTUKAN KOPERASI      .............................. 6  
BAB 2 PEMBAHASAN                                                                       ........................... 10        
2.1   RAPAT PEMBENTUKAN                                                    .............................. 10
2.2   AKTA PENDIRIAN DAN ANGGARAN DASAR                   .............................. 13
2.3   PENGESAHAN BADAN HUKUM KOPERASI                     .............................. 16
2.4   FORM AKTA PENDIRIAN KOPERASI                                 ............................. 19
2.5   FORM ANGGARAN DASAR KOPERASI                            ............................. 20                                                              
BAB 3 PENUTUP                                                                               ........................... 41
3.1 KESIMPULAN                                                                      .............................. 41
3.2 SARAN                                                                                 .............................. 41
DAFTAR PUSTAKA                                                                             ........................... 42




BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Jadi koperasi merupakan suatu organisasi kelompok secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan bersama untuk mendapatkan keuntungan dalam organisasi tersebut . Koperasi sangat penting untuk membantu masyarakat dalam perekonomian mereka yang lemah, dan pendiri harus memperhatikan agar tujuan tercapai. Jadi dalam suatu susunan pembentukan atau pendirian koperasi, terlebih dahulu harus memenuhi prosedur pendirian koperasi seperti syarat syarat dan juga anggaran dasar yang diperlukan dalam suatu pembentukan koperasi. Disamping itu tidak mengesampingkan pula dasar dalam pembentukan koperasi sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia.
Dapat disimpulkan pula jenis koperasi yang banyak digunakan dalam masyarakat yaitu berupa : koperasi produsen dan koperasi konsumen.
                                                                                                    
                          
3.2 Saran
Dalam melakukan pendirian koperasi harus di perhatikan apa saja ketentuan atau syarat dan tahap-tahap dalam melakukan kegiatan pendirian koperasi, agar mencapai tujuan untuk membantu masyarakat yang lemah dalam permasalahan perekonomian.