KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,oleh karena rahmat-Nya saya dapat menyelesaikan makalah makalah tentang peranan budaya lokal memperkokoh budaya bangsa ini dengan baik.
Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Bapak Muhammad Burhan Amin sebagai dosen mata kuliah IBD yang telah banyak memberikan informasi tentang seluk beluk dalam pembuatan makalah dan sekaligus saya ucapkan terimakasih kepada kedua orang tua yang telah mendorong dan memberikan motivasi dalam pembuatan makalah ini.
Harapan saya, semoga makalah yang sederhana ini, dapat memberi kesadaran tersendiri bagi generasi muda dan memberikan manfaat serta tambahan pengetahuan dan semangat bagi rekan-rekan mahasiswa serta para pembaca untuk lebih membantu pemerintah dalam upaya memperkokoh ketahanan bangsa melalui budaya lokal yang kita miliki.
Sadar akan masih banyaknya kekurangan dalam pembuatan makalah ini .Oleh sebab itu,kritik dan saran yang membangun sangat kami butuhkan agar kedepannya kami mampu lebih baik lagi.
Jakarta, Oktober 2011
Penyusun
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI.......................................................................................................... 2
BAB I PENDAHULUAN...................................................................................... 3
1.1 LATAR BELAKANG................................................................................ 3
1.2 TUJUAN.................................................................................................... 4
1.3 SASARAN................................................................................................. 4
BAB II PERMASALAHAN................................................................................. 5
2.1 KEKUATAN (STRENGHT)...................................................................... 5
2.2 KELEMAHAN........................................................................................... 6
2.3 PELUANG................................................................................................. 6
2.4 TANTANGAN........................................................................................... 7
BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI.............................................. 8
3.1 REKOMENDASI....................................................................................... 8
3.2 REFERENSI............................................................................................... 9
BAB I
PENDAHULUAN
Sebagian besar orang mengartikan “kebudayaan” sebagai “kesenian”, meskipun sebenarnya kita semua memahami bahwa kesenian hanyalah bagian dari kebudayaan. Hal ini tentulah karena kesenian memiliki bobot besar dalam kebudayaan, kesenian sarat dengan kandungan nilai-nilai budaya, bahkan menjadi wujud dan ekspresi yang menonjol dari nilai-nilai budaya.
Kebudayaan secara utuh sebenarnya meliputi pola pikir atau mindset suatu masyarakat (tentang segala perikehidupannya di masa lampau, masa kini dan masa depan), yang banyak terekspresikan melalui aneka-ragam dan aneka dimensi kesenian. Demikian pula, kesenian merupakan salah satu wadah dominan untuk mengartikulasikan kebudayaan tak berwujud (intangible culture). Seperti juga yang diutarakan Meutia Farida Hatta Swasono di Institut Seni Indonesia Yogyakarta beberapa waktu lalu bahwa kemajuan kebudayaan bangsa dan peradabannya membawa serta, dan sekaligus secara timbal-balik dibawa serta, oleh kemajuan keseniannya.
Perkembangan masyarakat yang sangat cepat sebagai akibat dari globalisasi dan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi membutuhkan penyesuaian tata nilai dan perilaku. Dalam suasana dinamis tersebut, peranan kebudayaan lokal diharapkan dapat memberikan arah bagi perwujudan identitas nasional yang sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Kebudayaan nasional dikembangkan dengan mengangkat nilai budaya lokal/daerah yang luhur, serta menyaring dan menyerap nilai budaya dari luar yang positif. Peranan budaya lokal dapat diarahkan menuju kemajuan adab dan mempertinggi derajat kemanusiaan bangsa serta memperkokoh ketahanan budaya bangsa.
1.2. Tujuan
Salah satu tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen Ilmu Budaya Dasar, selain itu diharapkan agar makalah ini dapat memberikan gambaran tentang pentingnya peranan budaya lokal untuk memperkuat jati diri bangsa (identitas nasional) dan memantapkan budaya nasional, serta memperkokoh ketahanan budaya nasional serta menyadarkan masyarakat indonesia secara keseluruhan khususnya pemuda, agar mereka lebih menghargai kebudayaan kebudayaan yang ada di Indonesia. Juga melindungi serta melestarikannya, sehingga kebudayaan – kebudayaan daerah di Indonesia tetap hidup dan tidak tercuri oleh pihak – pihak yang ingin mengambil keuntungan.
1.3. Sasaran
Makalah ini saya tujukan kepada para pemeran budaya yakni masyarakat khususnya para pemuda dan mahasiswa yang dengannyalah generasi kebudayaan bangsa kita ini ditentukan. Apakah kebudayaan bangsa kita dimasa mendatang nanti akan tetap lestari dan tetap eksotik dimata dunia. Sebagai citra akan bangsa indonesia yang hebat yang kaya akan alam dan kebudayaannya.
BAB II
PERMASALAHAN
Kebudayaan di Indonesia sangatlah beragam tetapi banyak masyarakat
Oleh karena itu permasalahan ini akan kita bahas menggunakan analisis SWOT, sebagaiberikut :
§ Indonesia memiliki kebudayaan yang sangat beranekaragam
§ Budaya local sangat berpengaruh untuk membangun ketahanan bangsa Indonesia ,karena budaya lokal merupakan kebudayaan daerah yang berasal dari suku bangsa Indonesia yang memiliki fungsi memperkokoh kebudayaan Nasional dan mempersatukan berbagai macam keragaman.
§ Budaya lokal memiliki ciri unik,yang menjadikan bangsa kita dikenal oleh bangsa lain
§ Budaya lokal sebagai pembentuk bangsa merupakan poin penting yang tidak dapat dikesampingkan perananya.
2.2 Kelemahan (weakness)
§ Kurangnya kepedulian terhadap kesenian dari masyarakat dan jajaran pemerintah menjadi faktor utama dan kendala dalam pelestarian kebudayaan agar tidak di klaim oleh pihak asing,selain itu masih banyak sekali kesenian-kesenian daerah milik Indonesia yang belum di hak patenkan.
§ Kurangnya minat untuk mempelajari atau mengenal budaya daerah masyarakat.
§ Adanya pengaruh dari budaya asing yang lebih diterima oleh masyarakat dibandingkan budayanya sendiri’
§ Perkembangan zaman dan teknologi (modernisasi dan globalisasi) yang semakin maju sehingga menimbulkan pergeseran cara pandang kebudayaan di dalam masyarakat
2.3 Peluang (apportunity)
- Menjadi negara yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan asing sehingga menambah devisa negara.
- Kemajuan teknologi membuka peluang untuk melestarikan kebudayaan bangsa.
- Indonesia dipandang dunia Internasional karena kekuatan budayanya untuk memperkokoh rasa persatuan
§ Dalam artikelnya, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning, Riau, Dr Junaidi SS MHum, mengatakan bahwa multikulturalisme meberikan peluang bagi kebangkitan etnik dan budaya lokal Indonesia. Dua pilar yang mendukung pemahaman ini adalah pendidikan budaya dan komunikasi antar budaya.
2.4 Tantangan (treath)
Ø Masuknya budaya asing menjadi tantangan tersendiri agar budaya lokal tetap terjaga. Dalam hal ini, peran budaya lokal diperlukan sebagai penyeimbang di tengah perkembangan zaman.
Ø Perubahan lingkungan alam dan fisik menjadi tantangan tersendiri bagi suatu negara untuk mempertahankan budaya lokalnya. Karena seiring perubahan lingkungan alam dan fisik, pola pikIr serta pola hidup masyarakat juga ikut berubah.
Ø Walaupun budaya kita sudah tertinggal jauh, tetapi ada sebagian negara lain yang berminat terhadap budaya kita. Maka dari itu kita harus tetap percaya diri dalam mempertahakan budaya kita dan siap bersaing secara sehat terhadap budaya lain.
Ø Banyak Negara-negara lain yang ingin menghak patentakan kebudayaan bangsa,karena kurangnya pengorganisasian
BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1 Kesimpulan
Dari Penulisan Makalah ini saya dapat menyimpulkan Bahwa Perubahan Dinamis dan arus Globalisasi yang tinggi menyebabkan Masyarakat kita sebagai bangsa indonesia yang memiliki banyak dan beragam kebudayaan kurang memiliki kesadaran akan pentingnya peranan budaya lokal kita ini dalam memperkokoh ketahanan Budaya Bangsa. Padahal sesungguhnya Budaya Lokal yang kita miliki ini dapat menjadikan kita lebih bernilai dibandingkan bangsa lain karena betapa berharganya nilai – nilai budaya lokal yang ada di negara ini. Untuk itu seharusnya kita bisa lebih tanggap dan peduli lagi terhadap semua kebudayaan yang ada di indonesia ini.
3.2 Rekomendasi
v Lebih mendorong kita untuk memaksimalkan potensi budaya lokal beserta pemberdayaan dan pelestariannya.
v Masuknya budaya asing harus dapat disaring agar tidak merusak kebudayaan daerah itu sendiri.
v Dalam ruang lingkup inilah maka perlu dilakukan Hak Atas Kekayaan Intelktual terhadap semua produk budaya yang ada dalam masyarakat yang bersifat unik dan mencerminkan ciri identitas bangsa Indonesia. Tujuannya untuk menggali, memahami, melindungi, merawat serta memeilihara asset budaya agar tidak punah dan rusak.
3.3 Referensi
- http://isbdti.blog.uns.ac.id/2009/11/09/makalah-perubahan-kebudayaan-karena-pengaruh-dari-luar/
- http://staff.undip.ac.id/sastra/agusmaladi/2009/07/21/ketahanan-budaya-kesenian-dan-globalisasi/
- http://andry20.blogspot.com/2010/03/peranan-budaya-lokal-memperkokoh-budaya.html
- http://tangkaslubis.blogspot.com/2010/03peranan-budaya-lokal-memperkokoh-budaya.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar